Tampilkan postingan dengan label Sebatas info unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sebatas info unik. Tampilkan semua postingan

08.46 | 0 Comments


 Gaun Pernikahan Kate Middleton, Apa Kata Designer Ternama?

The Royal Wedding William And Kate, Simple And Perfect… Itu kesan pertama kali yang saya dapatkan saat mengikuti acara pernikahan William dan Kate dari awal mulai sampai selesai.
Bagaimana tidak, dari iring-iringan yang tertib, para warga yang mengikuti acara dengan tertib dan penuh toleransi, tatanan Westminster Abbey yang WOW (ga bisa diungkapkan dengan kata-kata saking wonderfull-nya) sampai dengan penampilan Kate Middleton yang walaupun tampil dengan sederhana menggunakan gaun rancangan Sarah Burton, dia terlihat Georgeus and Wonderfull
Dengar-dengar juga nih, si Kate make up wajahnya sendiri. Well, rakyat Inggris sepertinya bisa lega, mereka mendapatkan calon Ratu yang sederhana yang tidak akan menghabiskan banyak dana untuk berbusana.
baju-pengantin-kate
Berikut komentar-komentar dari orang-orang ternama di dunia fashion mengenai gaun pernikahan Kate :
Karl Lagerfeld: “Dia terlihat elegan. Gaunnya terlihat klasik. Hampir mengingatkanku dengan pernikahan (Ratu) Elizabeth, the royal wedding tahun 50-an. Bagian lace-nya sangat cantik.”
Christian Lacroix: “Aku sangat menyukai gaunnya, lebih simpel dari yang kuduga : kombinasi antara gaun milik Grace Kelly di tahun 1956 dan milik Ratu Elizabeth pada tahun 1947. Dan seragam Irlandia berwarna merah yang dipakai Prince William sangat bagus.”
Hubert de Givenchy: “Gaunnya sangat simpel dan bagus. cadarnya sedikit membosankan, tapi karena ia memiliki wajah yang sangat menyenangkan, ia tetap terlihat pantas memakainya. Dia sangat cantik.”
Peter Copping of Nina Ricci: “Lebih ke arah tradisional, mengingatkan akan gaun Ratu Elizabeth dan Grace Kelly. Dia kelihatan bahagia, berseri-seri dan natural.”
Donatella Versace: “Gaun Kate sangan cantik. Dia terlihat istimewa.”
Prabal Gurung: “Aku pikir gaunnya cantik dan sesuai. Pernikahan berkualitas seperti ini bukan untuk fashion gila-gilaan. Ini momen yang personal di tempat umum.Gaunnya mengatakan kalau ia wanita modern di generasinya. Bukan McQueen yang biasanya bergaya teatrikal tapi McQueen dengan sense yang lebih feminin dan cantik.”
Jason Wu: “Aku pikir gaun Catherine sangat mempesona. Detil-nya dikerjakan dengan baik. Pilihannya menggunakan rancangan Alexander McQueen sangat menyentuh dan menarik.”
Viktor & Rolf: “Gaun yang digunakan Kate sangat simpel dan elegan. Rambutnya sangat cantik dan natural, mahkotanya juga mempesona. Dia terlihat seperti perempuan biasa dan berseri-seri.”
Diane von Furstenberg: “Gaunnya cantik dan Kate juga terlihat cantik. Aku sangat senang ia menggunakan McQueen. Itu pilihan yang benar. Mereka membuatnya simpel jadi bukan kostum yang gila, tapi evening gown yang cantik.”
Tory Burch: “Kate terlihat mempesona. Memilih Sarah Burton dari Alexander McQueen mencerminkan ia wanita modern dan bergaya, tapi detil laces dan keterampilan buatan tangan terlihat sangat tradisional ala British. Lace, garis yang bersih, tiara milik ratu Elizabeth, tiap detail sangat mempesona!”
Donna Karan: “Gaunnya sangat elegan. Bagiku, ini bukan hanya tentang gaun, ini tentang Kete. Dia adalah pengantin tercantik di seluruh dunia!”
Francisco Costa: “Gaun yang dikenakan Kate memiliki sentuhan klasik-elegan dan juga modern. Detilnya sangat menunjukkan keahlian Sarah.”
Valentino: “Aku sangat menyukai gaunnya…sangat simpel dan muda walaupun ada seikitsentuhan dari gaun Grace Kelly di tahun 1950-an! Aku suka hiasan pada kerudungnya. Aku suka pilihan tiara-nya. Dibandingkan dengan gaun milik Putri Diana yang seperti putri negeri dongeng…tetap gaun yang membuat orang selalu teringat-ingat. Putri kali ini dengan imej yang muda, modern, memiliki pemikiran sendiri, mandiri, lebih menjadi diri sendiri..bukan lagi hanya sekedar simbol dari mahkota.”
Reed Krakoff: “gaunnya sangat modern. Antara modern dan muda. Tidak terlihat terlalu tradisional. Aku suka garis lehernya. Wanita muda yang cantik.”
Sarah Burton : “Bulan-bulan terakhir ini sangat menyenangkan dan pengalaman yang luar biasa untuk timku. Bisa dimengerti, catherine ingin merahasiakan detil gaunnya, ini adalah hak prerogative dari seorang pengantin perempuan, dan kami menjaganya sampai hari pernikahan terlaksana.”

http://gugling.com/2011/04/30/gaun-pernikahan-kate-middleton-apa-kata-designer-ternama/

08.31 | 0 Comments


 Cowok Pakai Sepatu High Heels !




Sepatu high heels kini tidak hanya disukai para wanita. Pria pun mulai memburu sepatu high heels karena saat memakainya mereka merasa lebih percaya diri.
New York Times membahas secara khusus soal trend pria memakai sepatu high heels ini. Dalam pembahasannya, NY Times menulis pria pemakai sepatu high heelas adalah mereka yang suka tampil fashionable dan bergaya eksentrik
Luke Nero, seorang promotor di klub Mr Black, Los Angeles, salah satu pria yang suka memakai high heels. “Aku datang ke suatu pesta kemarin dan ada seorang pria memakai celana pendek, atasan tanpa lengan dan sepatu pumps merah yang keren. Semua orang sepertinya bilang, ‘Aku suka sepatu itu’,” kisah Luke.
Sementara dua pria lainnya, Coy Barton (24 tahun) dan Mark Cramer (25 tahun), yang juga gemar memakai sepatu high heels memilih memadukan sepatunya itu dengan celana panjang dan kemeja. Mereka mencoba memadupadankan penampilan sepatu tersebut dengan pakaian yang lebih konsevatif.
“Aku memakai Steve Madden, dia memakai Chinese Laundry. Sepatuku US$ 115, sementara sepatunya US$ 170,” ungkap Barton.
Pria lainnya bernama Sean Wagner (23 tahun) mengaku dia tidak pernah keluar rumah tanpa memakai high heels. “Aku tidak pernah keluar rumah tanpa mengenakan sepatu dengan hak kurang dari delapan inchi,” tuturnya.
Wagner lebih suka memakai sepatu high heels yang memang ia pesan khusus. Para desainer pun kini mulai banyak menerima pesanan sepatu high heels dari pria seperti Wagner.
Tara Nash-King dari sebuah situs yang menjual sepatu dan tas dari para desainer mengungkapkan, dia sudah punya banyak klien pria untuk sepatu Louboutin. Mereka rata-rata mencari ukuran 10.
Gregory Alexander (26 tahun), termasuk salah satu dari pria pemburu sepatu high heels karya desainer ternama itu. Dia rela menghabiskan uang ribuan dollar Amerika untuk membeli sepatu tersebut dan memakainya saat pergi ke klub.
“Aku suka tingginya. Itu sangat membantu ketika kita berada di klub. Aku sudah punya Louis Vuitton, Gucci,” tuturnya. “Sayangnya tidak semua desainer punya sepatu yang cukup tinggi untukku,” tambahnya.
Para pria seperti Gregory itu punya alasan kuat kenapa mereka sangat menyukai high heels. “Sepatu itu sangat powerfull. Kita jadi lebih tinggi dari orang lain. Kita berjalan dengan cara berbeda. Sepatu itu juga membuat kaki terlihat lebih baik,” ucap Gregory.
Pria memakai sepatu dengan heels atau hak memang bukan sekarang saja terjadi. Zaman dulu pun Raja Louis XIV sudah melakukannya. Dia mengenakan sepatu dengan hak setinggi empat inchi karya Nicholas Lestage. Sementara dalam film ‘Saturday Night Fever’, terlihat bagaimana pria seperti John Travolta memakai sepatu platform dengan hak berukuran besar dan tebal.
Selain sepatu kini ada satu lagi fashion item yang biasa dipakai wanita juga disukai pria. Benda itu adalah clutch bag. Sekarang ini cukup banyak pria yang membawa clutch bag ketimbang postman bag atau ransel. 
(Sumber: Wolipop.com)

08.19 | 0 Comments

 Pakaian-pakaian ini terbuat dari susu


Seorang perancang busana dari rumah mode 
 Mademoiselle Chi-Chi, membuat sejumlah koleksi busana dari bahan yang tak lazim. Desainer yang berbasis di Hanover, Jerman ini membuat pakaian dari susu.
Huffington Post mencatat, Domaske mengolah susu sapi hingga menjadi benang fiber yang dapat digunakan sebagai bahan tekstil.
Penggunaan serat susu sebagai bahan pembuatan kain telah ditemukan sejak era 1930-an, namun Domaske mampu membuat kain dari serat susu ini selembut sutera.
Ide ini muncul dari hasil eksperimen Domaske yang juga berprofesi sebagai microbiologis. Dengan basis ilmu microbiologi yang dikuasainya, Domaske mengolah air susu di sebuah laboratorium di kota Brehmen.
Setelah dimasukkan dalam mesin khusus, susu kemudian dipanaskan dan diproses hingga membentuk untaian benang. Hasilnya, lalu dipintal menjadi gulungan benang.
Seperti diberitakan Oddity Central, Domaske menemukan ketertarikannya pada dunia fashion dari sang nenek, seorang pengrajin topi. Minatnya terhadap dunia mode harus berbenturan dengan bakatnya di bidang sains yang membantunya meraih prestasi di berbagai kompetisi.
Setelah menuntaskan pendidikannya, Domaske hijrah ke Tokyo dan memulai karirnya sebagai seorang desainer. Pulang ke kampung halaman, Domaske kembali mempelajari microbiologi sambil mengelola bisnis garmen yang didirikannya.
Kain dari serat susu yang diolah Domaske dinilai lebih berkualitas dari benang sutera, karena dapat diproduksi tanpa menggunakan pestisida.
Proses pembuatannya pun tergolong ramah lingkungan dan lebih hemat biaya. Kain dari susu mengandung protein, hingga Anda dapat mencucinya secara normal.

Sumber : http://blog.indojunkers.com/2011/08/wow-pakaian-pakaian-ini-terbuat-dari-susu/

About